![]() |
| foto dari; http://dniell.com
Zaitun adalah pohon yang diberkati.
Allah SWT telah bersumpah dengannya, dalam surat At-Tin (95:1-2); “Demi tin dan
zaitun. Dan demi bukit Sinai”
|
Allah SWT juga memujinya dalam Surah
An-Nur(24:35) ; “…yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi.
Yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah
barat. Minyaknya saja hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api”
Dalam tafsir Al-Qurtubi disebutkan
bahwa Ibnu Abbas berkata, “pohon Zaitun mengandung berbagai manfaat. Minyaknya
digunakan sebagai bahan bahar lampu dan juga untuk lauk dan lulur. Kayu dan
arangnya digunakan sebagai kayu bakar. Tidak ada satu bagian pun dari pohon ini
yang tidak berguna, bahkan abunya bisa dimanfaatkan untuk mencuci sutera. Ia
merupakan pohon pertama yang tumbuh di bumi dan sekaligus pohon pertama yang
tumbuh setelah banjir besar di zaman nabi Nuh. Ia tumbuh di tanah para Nabi dan
tanah suci. Tujuh puluh nabi telah mendoakannya agar diberkati, antara lain
Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW tatkala memanjatkan doa: Allahumma barik
fiz-zayt waz-zaytun (Ya Allah, berkatilah zait dan zaitun). Beliau
mengucapkannya dua kali.
Allah berfirman dalam surat At-Tin
(95:1-4): “Demi buah Tin dan Zaitun. Dan demi kota (Mekah) ini yang aman.
Sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.
Diriwayatkan dari Umar bin Khattab RA.
bahwa Rasullullah SAW bersabda: “Makan dan berminyaklah dengan zaitun
karena ia berasal dari pohon yang diberkati (HR. Tirmidzi)”.
Diriwayatkan dari Zaid bin Arqam RA.
bahwa Nabi SAW bersabda, “Zaitun dan waras bermanfaat untuk mengobati radang
selaput dada (dzatul janbi:pleurisy).”
Qatadah berkata,”Caranya dengan
membalur bagian dada yang mengalami sakit.
Anas bin Malik RA. berkata;
“Rasulullah SAW meminyaki rambut, menyisir jenggot, dan membalur wajah dengan
zaitun, seakan-akan pakaian beliau adalah pakaian tukang minyak.” (HR. Tirmidzi
dalam Asy-Syama’il, no. 32).
Ibnul Qayyim dalam kitab Zadul Ma’ad
berkata, “Minyak Zaitun bisa menutup pori-pori tubuh dan mencegah zat yang
masuk melaluinya. Jika digunakan setelah mandi air panas, minyak zaitun akan
memperbaiki dan melembabkan badan. Jika digunakan sebagai minyak rambut, akan
menjadikan rambut indah dan panjang. Minyak Zaitun juga berkhasiat untuk
mengobati campak dan berbagai penyakit lainnya.”
Ibnu Abbas berkata, “Jika orang yang
berihram mengalami pecah-pecah di tangan atau kaki, hendaklah mengolesnya
dengan minyak zaitun dan minyak samin.”
Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu
Umar RA biasa berminyak dengan zaitun ketika ihram (Fathul Baari, III/463)
Sumber tulisan; Buku: Manfaat
dan Khasiat Minyak Zaitun, penulis: Ahmad Salim Badwilan, Penerbit:
Thibbia
Sebuah
penelitian dalam jurnal arteriosclerosis tahun 1995,membuktikan
bahwa minyak zaitun dara/minyak zaitun perasan pertama (virgin olive
oil) mengandung sejumlah metil urat yang baik,yang mencegah terjadinya
oksidasi minyak dan menjaga kestabilan unsurnya.
Para peneliti juga menemukan bahwa
kandungan ini mencegah terjadinya oksidasi kolesterol berbahaya (LDL) di tabung
percobaan, sehingga bisa mencegah terjadinya pengerasan pembuluh darah dan
memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari zat-zat toksik yang
meracuni sel seperti peroksida dan zat berbahaya lainnya.
Minyak Zaitun dan Trombosit Darah?
Sebuah penelitian ilmiah yang
berlangsung selama satu tahun lebih membuktikan bahwa makanan yang kaya
kandungan minyak zaitun mengurangi efek buruk lemak yang terkonsumsi terhadap
timbulnya trombosis (penggumpalan darah), sehingga mengurangi terjadinya penyakit
pembuluh jantung koroner.
Beberapa Hasil Riset Pra Ilmuawan Tentang Minyak Zaitun
Minyak
Zaitun Menurunkan Tekanan Darah
Majalah Archives of Internal
Medicine edisi Maret 2000, mempublikasikan penelitian yang dilakukan pada
27 pasien yang terkena hipertensi dengan tekanan darah rata-rata tidak kurang
dari 165/104 mm Hg, mereka rutin mengkonsumsi obat anti hipertensi. Para pasien
dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok mengkonsumsi makanan yang mengandung
minyak zaitun dara (virgin olive oil), sedangkan kelompok lainnya mengkonsumsi
makanan yang mengandung minyak bunga matahari.
Enam bulan kemudian hasil penelitian
menunjukkan penurunan tekanan darah hingga 7 poin pada orang-orang yang
mengkonsumsi minyak zaitun. Sementara pada kelompok yang mengkomsumsi minyak
matahari tidak terjadi perubahan tensi sama sekali. Para pasien yang
mengkonsumsi minyak zaitun dalam makanan mereka mampu mengurangi dosis
obat-obatan hepertensi hingga setengahnya, bahkan 8 orang diantaranya tidak
memerlukan obat anti hipertensi selama penelitian tersebut.
Minyak
Zaitun dan Kanker
Prof. Asman, Ketua Lembaga Penelitian
Arteriosklerosis di Universitas Monscher Jerman, yang merupakan seorang
peneliti paling menonjol di dunia dalam bidang arteriosklerosis, menegaskan
bahwa minyak zaitun bisa mencegah munculnya beberapa jenis kanker, seperti
kanker kolon, kanker rahim dan kanker ovarium.
Beliau mengatakan bahwa kanker
merupakan penyebab seperlima kematian di Eropa. Ada perbedaan yang sangat
kontras mengenai rata-rata angka kematian akibat kanker di negara-negara
kawasan utara dan barat Eropa dibandingkan dengan negara-negara di kawasan
Selatan Eropa yang berada di Laut Mediterrania. Hal itu disebabkan oleh jenis
makanan yang dikonsumsi. Kasus kanker yang sangat rendah di negara-negara
kawasan Mediterrania, karena mereka menggunakan minyak zaitun sebagai sumber
makanan pokok, disamping sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan.
Minyak
Zaitun dan Kanker Payudara
Majalah Archives of Internal
Medicine mempublikasikan penelitian yang dilakukan terhadap 2.564 wanita
penderita kanker payudara untuk membuktikan bahwa ada korelasi kontradiktif
antara risiko terjadinya kanker dengan konsumsi minyak zaitun dan bahwa semakin
banyak konsumsi minyak zaitun maka semakin sempurna pencegahan terhadap
terjadinya kanker.
Sebuah riset lain dipublikasikan oleh
majalah yang sama pada bulan Agustus 1998 yang menegaskan bahwa konsumsi satu
sendok makan minyak zaitun setiap hari bisa menurunkan risiko terserang kanker
payudara hingga 45%. Riset ini didasarkan pada penelitian terhadap jenis
makanan yang dikonsumsi oleh lebih dari 60 ribu wanita yang berusia antara 40
hingga 70 tahun. Penelitian dilangsungkan selama tiga tahun dan sesudah itu
para peneliti mendapat kesimpulan bahwa wanita-wanita yang tidak
terserang kanker payudara banyak mengkonsumsi minyak zaitun dalam menu makanan
mereka.
Sumber: Buku; Manfaat dan Khasiat
Minyak Zaitun oleh Ahmad Salim Badwilan, Penerbit: Thibbia
Minyak
Zaitun dan Badan Pelayanan Ilmu Farmasi Modern
Badan Pelayanan Ilmu Farmasi Modern
menyebutkan bahwa minyak zaitu menimbukan efek lembut dan melembutkan. Ia
berkhasiat untuk obat anti sembelit. Minyak zaitun juga melembutkan permukaaan
kulit yang mengalami infeksi dan digunakan untuk menghilangkan sisik kulit yang
ditimbulkan oleh eksim dan psoriasis.
Para ilmuan Jepang menemukan bahwa
membalur kulit dengan minyak zaitun yang berkualitas baik,setelah
berjemurdengan sinar matahari,akan memperkecil resiko terkena kanker kulit.
Para peneliti juga menemukan bahwa minyak zaitun yang berkualitas baik membantu
memperlambat munculnya dampak kanker terhadap kulit dan mengurangi volume
kanker apabila dibalurkan di kulit.
Hikayat Zaitun dan Tikus; Bisakah
Manusia Mengambil Pelajaran?
Para peneliti di sebuah Fakultas
Kedokteran di Kuba, di bawah arahan Dr.Masamito menjemur beberapa ekor tikus
dibawah sinar matahari tiga kali dalam sepekan. lima menit setelah terkena
sinar matahari, mereka membalur sekelompok tikus dengan minyak zaitun kualitas
biasa, sekelompok lain dibalur dengan minyak zaitun baru berkualitas
tinggi,sedangkan kelompok ketiga tidak dibalur dengan minyak zaitun sama
sekali. Setelah 18 pekan, luka-luka kanker mulai muncul pada kelompok tikus
yang tidak dibalur dengan minyak. Adapun kelompok tikus yang dibalur minyak
zaitun biasa keadaannya sedikit lebih baik. Sedangkan kelompok tikus yang
dibalur dengan minyak zaitun baru yang berkualitas tinggi, tidak muncul
pengaruh kanker kulit kecuali setelah 24 pekan.
Manfaat Preventif
Sebuah tim ilmiah di Spanyol telah
mecapai kesimpulan bahwa penggunaan miyak zaitun untuk memasak makanan bisa
mencegah kanker. Tim medis yang menjalankan eksperimen ini mengatakan bahwa
hasil-hasil yang muncul menunjukkan bahwa minyak zaitun mengandung khasiat
preventif. Inilah yang bisa menjelaskan alasan mengapa menu Mediterrania
disebut sebagai menu sehat. Kelompok ini menjelaskan bahwa minyak zaitun
berperan menghambat zat yang disebut arakdonat, yang apabila bertemu dengan zat
lain yang disebut prostaglandin bisa memicu sel-sel untuk melakukan pembelahan
kanker.
Para peneliti di Universitas Oxford
Inggris, juga menemukan bahwa minyak zaitun di dalam lambung berinteraksi
dengan asam lambung dan mencegah terjadinya penyakit kanker usus dan rektum.
Sebuah penelitian di Jepang terhadap
para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih dari satu kali dalam sehari
membuktikan bahwa mereka lebih jarang terkena kanker payudara dengan
perbandingan 25%.
Penelitian-Penelitian
Menakjubkan dan Kesimpulan-Kesimpulan Penting
Pada bulan April tahun 1997, 16
ilmuwan terkenal di bidang kedokteran di seluruh dunia, berkumpul di Roma untuk
menyampaikan beberapa pesan bersama tentang tema “minyak zaitun dan menu
Mediterrania”. Para ilmuwan tersebut menyampaikan rekomendasi yang
memaparkan penelitian ilmiah terbaru mengenai minyak zaitun dan menu
Mediterrania.
Diantara rekomendasi dan hasil
penelitian itu menyebabkan bahwa konsumsi minyak zaitun membantu mencegah
terjadinya penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan
tekanan darah, diabetes dan obesitas serta mencegah terjadinya kanker.
Demikian khasiat Minyak Zaitun agar
kita semakin mengimani Allah SWT. Dengan berbagai kebesarannya.


0 komentar:
Posting Komentar